Bunda, Hati-hati! Ini Daftar Minuman Sehat vs Berbahaya Saat Hamil
Panduan Memilih Minuman Sehat untuk Ibu Hamil
Kesehatan janin sangat bergantung pada apa yang dikonsumsi ibu selama masa kehamilan.
Memilih minuman selama masa kehamilan bukan perkara sepele karena kesehatan ibu dan janin menjadi taruhannya . Apa pun yang masuk ke lambung akan diserap ke aliran darah dan dikirim ke janin melalui plasenta .
Minuman yang Direkomendasikan
Ada 4 jenis minuman yang sangat disarankan untuk mendukung kesehatan ibu dan pertumbuhan janin :
- Air Putih: Sangat sehat untuk memperlancar aliran darah . Disarankan menggunakan botol minum 2 liter untuk memastikan kebutuhan 8 gelas per hari terpenuhi .
- Susu: Sumber kalsium dan vitamin D terbaik untuk pertumbuhan tulang janin . Anda disarankan mengonsumsi susu khusus ibu hamil yang kaya akan asam folat .
- Jus Buah: Cara terbaik mendapatkan asupan vitamin harian . Gunakan juicer berkualitas untuk membuat jus segar di rumah .
- Sport Drink: Berfungsi menggantikan elektrolit jika Anda aktif bergerak . Namun, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi minuman elektrolit secara rutin .
Minuman yang Perlu Dibatasi dan Dihindari
Beberapa jenis minuman dapat berdampak buruk jika dikonsumsi berlebihan atau tetap dikonsumsi saat hamil:
- Kafein: Batasi kopi, teh, dan soft drink maksimal satu cangkir sehari untuk mencegah risiko keguguran atau bayi berat rendah .
- Alkohol: Sama sekali tidak boleh dikonsumsi karena berisiko menyebabkan bayi lahir meninggal atau cacat mental
Mitos vs Fakta Seputar Minuman Hamil
Banyak informasi simpang siur yang perlu diklarifikasi secara medis:
- Air Es bikin bayi gemuk? Mitos. Air es tidak mengandung kalori. Risiko kegemukan muncul jika dicampur sirup gula.
- Kacang Hijau bikin rambut lebat? Fakta. Kandungan protein yang tinggi pada sari kacang hijau membantu pertumbuhan rambut
- Minyak Goreng melancarkan persalinan? Mitos. Belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.